Pasar

Bersinggungan.. hiruk pikuk.. dan celotehan

Tersenggol bisa marah.. bisa saling lihat.. bisa tak peduli

Semua bicara.. hingga tak lagi kenal beda suara..

Suara manusia adu omong.. suara ayam adu nasib meregang nyawa..!

Hanya yg terdekat yg terdengar.. yg jauh hanya jadi gaung..

Sibuk menawar harga dan mutu barang

Penjual dengan gaya pura2 merugi

Sementara si pembeli bertingkah acuh tak acuh..

Itu hal biasa di pasar

Dan karena pasar ada di mana2 dengan berbgai bentuk

Maka hal itu menjadi biasa dalam hidup

Betapa semua orang ingin bersuara.. baik menjual atau membeli

Orang pergi ke sekolah untuk membeli jasa

Sementara guru pergi ke sekolah untuk menjual jasa

Lebih jauh.. orang menjual nilai dirinya untuk mendapat pasangan

Jadi pasar punya berbagai wujud

Di pasar banyak orang dan banyak suara.. maka pasar yg demikian dikatakan hidup

Namun.. berapa banyak suara yg kau dengar.. dan ingin kau dengar dalam hidupmu?..

Tentunya hanya suara orang terdekat.. karena itu yg terdengar

Sementara suara jauh.. hanya suara sekali lewat…

Tentunya suara ayam sekarat di sebelah tidak kau dengarkan.. karena itu menyedihkan dan kematiannya mengenyangkanmu..

Cuma yg dekat dan yg membahagiakan yg kau anggap penting

Sementara banyak suara di sana.. masih di lingkunganmu… enggan kau dengar.. karena dianggap tidak penting!..

Leave a Reply